Renatha Swasty • 11 April 2022 12:57. Jakarta: Malaysia disebut-sebut ingin mengajukan kebudayaan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda milik mereka ke UNESCO. Pakar budaya Universitas Airlangga ( Unair) Puji Karyanto menyebut hal itu mesti menjadi refleksi bagi bangsa agar tidak abai dengan budaya tradisi. Dilansir dari laman Kelas Pintar, Tari Remo adalah salah satu tarian penyambutan tamu yang ditampilkan baik oleh satu atau lebih penari. Remo berasal dari kata Reyoge Cak Mo. Tarian ini diciptakan oleh seniman Jombang yang dikenal dengan Cak Mo yang pernah menjadi Gemblak dari sebuah Grup Reog di Ponorogo. Reog ini merupakan kebudayaan dan kesenian asli Indonesia. Memang budaya dan seni ini sering dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, oleh karenanya tak jarang sering dihubungkan dengan dunia kekuatan spiritual bahkan dunia hitam. Lepas dari hal itu, Reog Ponorogo ini oleh masyarakat biasanya sering dipentaskan saat acara pernikahan Meski sudah dibantah, namun tetap menarik untuk menelisik sejarah Reog masuk ke Malaysia. Pengamat budaya asal Ponorogo, Arik Dwijayanto menjelaskan, dulu warga Ponorogo bermigrasi ke Malaysia di tahun 1901. "Tahun 1901 silam, warga Ponorogo bermigrasi ke Batu Pahat, Johor, Malaysia. Total ada 15 ribu jiwa yang pindah ke negeri Jiran. .

tari reog ponorogo berasal dari